Selasa, 21 Desember 2021

 

CERMIN KEBENARAN

Cinta adalah makna kebenanaran dalam penciptaan. Itu sebabnya, hati yang dipenuhi dengan cinta lebih mudah dan cepat menanglap kebenaran. Cints tidak tumbuh dalam hsti ysng dipenuhi keangkuhan, angkara murka dan dendam. Cinta melahirkan pengakuan dan kerendahan hati. Cinta adalah cahaya yang memberikan kekuatan penglihatan pada mata hati kita. Begitulah cinta akhirnya membimbing tangan Abu Bakar, Al Najasyi, atau Cat Steven kepada islam. Begitu juga akhirnya keangkuhan menyesatkan Abu Jahal  Heraklius atau Sadam Husain. Cinta dalam jiwa, kata Iqbal, serupa penglihatan pada mata.

Pengetahuan bahkan bisa menyesatkan kalau ia tidak dibimbing oleh kelembutan tangan cinta. Itu kebutaan, kata Enstein. Sebab ia tidak melahirkan pengakuan dan kerendahan hati. Itu juga yang menjelaskan mengapa ilmu pengatahuan modern justru menjauhkan Barat dari Tuhan. Disana cinta tidak membimbing pengetahuan. Maka dengan penuh kayakinan Iqbal kemudian berkata dalam Javid Namah:

Pengetahuan bersemayam dalam pikiran,

Tempat cinta ialah hati yang sadar-jaga,

Selama pengetahuan yang tidak sedikit juga mengandung cinta,

Adalah itu hanya permainan sulap si Samiri;

Pengetahuan tanpa Ruh Kudus hanya penyihiran




serial cinta|5

Anis Matta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  PUNCAK IMAN Kisahnya diriwayatkan Al Mubarrid dari Abu Kamil, dari Ishak bin Ibrahim dari Raja’ bin Amr Al-Nakha’i. Seorang pemuda kuf...